ku mau selalu bersyukur

Saturday, February 26, 2022

MENJADIKAN SUAMI SEBAGI YANG PERTAMA SETELAH TUHAN

_BERAKAR DAN BERBUAH_

MENJADIKAN SUAMI SEBAGI YANG PERTAMA SETELAH TUHAN



RHEMA HARI INI

1 Korintus 11:3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.


Suatu kali, ada sepasang suami istri yang berkonsultasi dengan seorang hamba Tuhan karena suaminya kedapatan berselingkuh. Sang istri berkata, “Saya sudah memberikan semua yang terbaik. Saya mau hidup di rumah kami yang lebih kecil dari rumah orangtua saya. Bahkan saya juga membantu perekonomian keluarga kami dengan uang dari papa saya. Kurang apa lagi?” Di ruangan yang berbeda, hamba Tuhan ini kemudian mendengarkan keluhan dari suaminya. Akhirnya, hamba Tuhan ini pun mengerti bahwa ternyata sang suami tidak menemukan sosok seorang penolong dari istrinya. Ia sering dibanding-bandingkan dengan sang mertua, yang perekonomiannya jauh lebih berhasil. Masalahnya, sang suami justru mendapatkan apa yang menjadi kebutuhannya, yaitu rasa hormat, dari orang lain. 


Bukan berarti jika suami berselingkuh adalah kesalahan sang istri. Namun dari ilustrasi di atas, kita bisa belajar bahwa kebutuhan adalah sesuatu yang benar-benar harus dipenuhi. Jika kebutuhan, dalam hal ini seorang pria, yaitu dihormati oleh istrinya, tidak ia dapatkan, hal tersebut akan menjadi celah besar bagi sebuah pernikahan. Di sanalah dosa mulai mengintip. Jika sang suami sedang berada dalam titik lemah, sangat besar kemungkinan untuk terjadinya perselingkuhan. 


Karena itu, sadarilah para wanitanya Tuhan, bahwa salah satu tujuan Tuhan menempatkan kita di sisi pria adalah untuk menjadi penolongnya. Bantu suami kita agar ia merasa dihormati. Jadikan ia yang utama dalam hidup kita setelah Tuhan. Bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui sikap dan perbuatan kita. Itulah yang dilakukan wanita hebat yang mengerti akar kebahagiaan dalam keluarga. Maka lihatlah bagaimana suami kita akan menjadi versi terbaiknya! Saat itulah, kita akan mengalami kebahagiaan dalam pernikahan kita. Haleluya! 


RENUNGAN

*HORMATI* pasangan dengan menjadikannya *ORANG NOMOR SATU* dalam keluarga setelah Tuhan. 


APLIKASI

1. Dalam hal apakah menurut Anda, Anda masih sering kesulitan untuk menghormati pasangan Anda? 

2. Menurut Anda, jika Anda bisa terus menomorsatukan pasangan Anda, apa yang akan dialami oleh pernikahan Anda? 

3. Komitmen apa yang bisa Anda ambil untuk terus menomorsatukan pasangan Anda dan tidak membandingkannya dengan orang lain? Tuliskan!


*DOA UNTUK HARI INI*

“Bapa, terima kasih untuk pasangan dan pernikahan kami. Ajar dan mampukan kami, ya Tuhan, untuk bisa menjadi penolong yang baik bagi suami kami, dengan menjadikannya yang utama setelah Engkau. Berikan kami kasih dan kekuatan-Mu, karena hanya dengan itulah kami akan bisa menghidupi peran yang sudah Engkau tetapkan atas kami. 

Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”


BACAAN ALKITAB SETAHUN

Mazmur 29-30

Kisah Para Rasul 23:1-15

Kebesaran Allah dalam badai

Mazmur 29:1-11

1 Mazmur Daud. Kepada TUHAN, hai penghuni sorgawi, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! 

2 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan! 

3 Suara TUHAN di atas air, Allah yang mulia mengguntur, TUHAN di atas air yang besar. 

4 Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. 

5 Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan, TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon. 

6 Ia membuat gunung Libanon melompat-lompat seperti anak lembu, dan gunung Siryon seperti anak banteng. 

7 Suara TUHAN menyemburkan nyala api. 

8 Suara TUHAN membuat padang gurun gemetar, TUHAN membuat padang gurun Kadesh gemetar. 

9 Suara TUHAN membuat beranak rusa betina yang mengandung, bahkan, hutan digundulinya; dan di dalam bait-Nya setiap orang berseru: "Hormat!" 

10 TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya. 

11 TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan sejahtera! 

Nyanyian syukur karena selamat dalam bahaya

Mazmur 30:1-12

1 Mazmur. Nyanyian untuk pentahbisan Bait Suci. Dari Daud. (30-2) Aku akan memuji Engkau, ya TUHAN, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak memberi musuh-musuhku bersukacita atas aku. 

2 (30-3) TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku. 

3 (30-4) TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur. 

4 (30-5) Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! 

5 (30-6) Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai. 

6 (30-7) Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!" 

7 (30-8) TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut. 

8 (30-9) Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, dan kepada Tuhanku aku memohon: 

9 (30-10) "Apakah untungnya kalau darahku tertumpah, kalau aku turun ke dalam lobang kubur? Dapatkah debu bersyukur kepada-Mu dan memberitakan kesetiaan-Mu? 

10 (30-11) Dengarlah, TUHAN, dan kasihanilah aku, TUHAN, jadilah penolongku!" 

11 (30-12) Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari, kain kabungku telah Kaubuka, pinggangku Kauikat dengan sukacita, 

12 (30-13) supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu. 

Kisah Para Rasul 23:1-11

1 Sambil menatap anggota-anggota Mahkamah Agama, Paulus berkata: "Hai saudara-saudaraku, sampai kepada hari ini aku tetap hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah."

2 Tetapi Imam Besar Ananias menyuruh orang-orang yang berdiri dekat Paulus menampar mulut Paulus. 

3 Membalas itu Paulus berkata kepadanya: "Allah akan menampar engkau, hai tembok yang dikapur putih-putih! Engkau duduk di sini untuk menghakimi aku menurut hukum Taurat, namun engkau melanggar hukum Taurat oleh perintahmu untuk menampar aku."  

4 Dan orang-orang yang hadir di situ berkata: "Engkau mengejek Imam Besar Allah?" 

5 Jawab Paulus: "Hai saudara-saudara, aku tidak tahu, bahwa ia adalah Imam Besar. Memang ada tertulis: Janganlah engkau berkata jahat tentang seorang pemimpin bangsamu!"  

6 Dan karena ia tahu, bahwa sebagian dari mereka itu termasuk golongan orang Saduki dan sebagian termasuk golongan orang Farisi, ia berseru dalam Mahkamah Agama itu, katanya: "Hai saudara-saudaraku, aku adalah orang Farisi, keturunan orang Farisi; aku dihadapkan ke Mahkamah ini, karena aku mengharap akan kebangkitan orang mati." 

7 Ketika ia berkata demikian, timbullah perpecahan antara orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki dan terbagi-bagilah orang banyak itu.

8 Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya. 

9 Maka terjadilah keributan besar. Beberapa ahli Taurat dari golongan Farisi tampil ke depan dan membantah dengan keras, katanya: "Kami sama sekali tidak menemukan sesuatu yang salah pada orang ini! Barangkali ada roh atau malaikat yang telah berbicara kepadanya." 

10 Maka terjadilah perpecahan besar, sehingga kepala pasukan takut, kalau-kalau mereka akan mengoyak-ngoyak Paulus. Karena itu ia memerintahkan pasukan untuk turun ke bawah dan mengambil Paulus dari tengah-tengah mereka dan membawanya ke markas. 

11 Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: "Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma."

Komplotan orang-orang Yahudi

Kisah Para Rasul 23:12-22

12 Dan setelah hari siang orang-orang Yahudi mengadakan komplotan dan bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh Paulus.

13 Jumlah mereka yang mengadakan komplotan itu lebih dari pada empat puluh orang. 

14 Mereka pergi kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi dan berkata: "Kami telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa kami tidak akan makan atau minum, sebelum kami membunuh Paulus.

15 Karena itu hendaklah kamu bersama-sama dengan Mahkamah Agama menganjurkan kepada kepala pasukan, supaya ia menghadapkan Paulus lagi kepada kamu, seolah-olah kamu hendak memeriksa perkaranya lebih teliti, dan sementara itu kami sudah siap sedia untuk membunuh dia sebelum ia sampai kepada kamu." 

16 Akan tetapi kemenakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengar tentang penghadangan itu. Ia datang ke markas dan setelah diizinkan masuk, ia memberitahukannya kepada Paulus.

17 Lalu Paulus memanggil salah seorang perwira dan berkata kepadanya: "Bawalah anak ini kepada kepala pasukan, karena ada sesuatu yang perlu diberitahukannya kepadanya."

18 Perwira itu membawanya kepada kepala pasukan dan berkata: "Paulus orang tahanan itu, memanggil aku dan meminta, supaya aku membawa anak muda ini kepadamu, sebab ada yang perlu diberitahukannya kepadamu."

19 Maka kepala pasukan itu memegang tangan anak muda itu, lalu membawanya ke samping dan bertanya: "Apakah yang perlu kauberitahukan kepadaku?"

20 Jawabnya: "Orang-orang Yahudi telah bersepakat untuk meminta kepadamu, supaya besok engkau menghadapkan Paulus lagi ke Mahkamah Agama, seolah-olah Mahkamah itu mau memperoleh keterangan yang lebih teliti dari padanya. 

21 Akan tetapi janganlah engkau mendengarkan mereka, sebab lebih dari pada empat puluh orang dari mereka telah siap untuk menghadang dia. Mereka telah bersumpah dengan mengutuk diri, bahwa mereka tidak akan makan atau minum, sebelum mereka membunuh dia; sekarang mereka telah siap sedia dan hanya menantikan keputusanmu."

22 Lalu kepala pasukan menyuruh anak muda itu pulang dan memerintahkan kepadanya: "Jangan katakan kepada siapa pun juga, bahwa engkau telah memberitahukan hal ini kepadaku."

Paulus dipindahkan ke Kaisare


Kisah Para Rasul 23:23-35

23 Kemudian kepala pasukan memanggil dua perwira dan berkata: "Siapkan dua ratus orang prajurit untuk berangkat ke Kaisarea beserta tujuh puluh orang berkuda dan dua ratus orang bersenjata lembing, kira-kira pada jam sembilan malam ini. 

24 Sediakan juga beberapa keledai tunggang untuk Paulus dan bawalah dia dengan selamat kepada wali negeri Feliks."

25 Dan ia menulis surat, yang isinya sebagai berikut: 

26 "Salam dari Klaudius Lisias kepada wali negeri Feliks yang mulia. 

27 Orang ini ditangkap oleh orang-orang Yahudi dan ketika mereka hendak membunuhnya, aku datang dengan pasukan mencegahnya dan melepaskannya, karena aku dengar, bahwa ia adalah warganegara Roma.

28 Untuk mengetahui apa alasannya mereka mendakwa dia, aku menghadapkannya ke Mahkamah Agama mereka. 

29 Ternyatalah bagiku, bahwa ia didakwa karena soal-soal hukum Taurat mereka, tetapi tidak ada tuduhan, atas mana ia patut dihukum mati atau dipenjarakan.

30 Kepadaku telah diberitahukan, bahwa ada komplotan merencanakan membunuh dia. Karena itu aku segera menyuruh membawa dia kepadamu, sedang kepada para pendakwa telah kuberitahukan, bahwa mereka harus mengajukan perkara itu kepadamu." 

31 Lalu prajurit-prajurit itu mengambil Paulus sesuai dengan yang diperintahkan kepada mereka dan membawanya pada waktu malam ke Antipatris.

32 Pada keesokan harinya mereka membiarkan orang-orang berkuda dan Paulus meneruskan perjalanan, dan mereka sendiri pulang ke markas.

33 Setibanya di Kaisarea orang-orang berkuda itu menyampaikan surat itu kepada wali negeri serta menyerahkan Paulus kepadanya.

34 Dan setelah membaca surat itu, wali negeri itu menanyakan Paulus dari propinsi manakah asalnya. Dan ketika ia mendengar, bahwa Paulus dari Kilikia,

35 ia berkata: "Aku akan memeriksa perkaramu, bila para pendakwamu juga telah tiba di sini." Lalu ia menyuruh menahan Paulus di istana Herodes.

GBI Keluarga Allah Global Cell Church


www.gbika.org | 0899-789-5000

❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

0 comments:

Post a Comment