_The Year Of The Holy Spirit_
TUHAN INGIN KITA KEMBALI DALAM PERSEKUTUAN ERAT DENGAN-NYA
RHEMA
Kejadian 3:8-9 _Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"_
Ketika Tuhan melangkahkan kaki-Nya ke dalam taman di mana Adam dan Hawa berada, Dia sebagai Allah yang Maha Tahu sudah mengetahui keadaan Adam dan Hawa yang telah jatuh ke dalam dosa. Tetapi yang luar biasa, Tuhan tidak serta merta datang sebagai Hakim atas mereka. Tuhan juga tidak langsung menghukum mereka, tetapi justru TUHAN YANG BERINISIATIF untuk datang terlebih dahulu kepada mereka dengan sebuah pertanyaan, “Di manakah engkau?” Sebuah pertanyaan yang menyiratkan keinginan bahwa sesungguhnya Tuhan masih sangat rindu untuk memiliki hubungan yang dekat dengan Adam dan Hawa. Tuhanlah yang justru mencari dan menghampiri kita manusia yang telah berdosa karena Tuhan menyimpan kerinduan yang sangat besar untuk menjadi sahabat kita.
Peristiwa Yesus mati di kayu salib untuk memulihkan hubungan manusia dengan Allah Bapa adalah bukti bahwa Tuhan merupakan pihak yang terus berinisiatif membuka jalan bagi anak-anak-Nya untuk kembali kepada-Nya. Bahkan ada sebuah perkataan Tuhan yang diucapkan kepada jemaat di Efesus ketika mereka kehilangan kasih mula-mula kepada Tuhan demikian, “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” (Wahyu 3:20) Ayat ini menjadi penegasan untuk kita bahwa Tuhan sungguh-sungguh ingin memiliki hubungan yang dekat dengan kita.
Jika saat ini kita merasa jauh dari Tuhan, atau kita masih ke gereja, masih melayani, tetapi hati kita sedang jauh dari hubungan yang sesungguhnya dengan Tuhan, maka ini adalah saat yang tepat. Ambillah keputusan untuk kembali, duduk diam mencari hadirat-Nya. Dengarkan Roh kudus membisikkan kepada kita, “Di manakah engkau?”. Percayalah, Dia sangat rindu untuk membawa kita kembali dalam persekutuan yang erat dengan-Nya. Haleluya!
RENUNGAN:
“Di manakah engkau?” adalah sebuah DORONGAN halus dari ROH KUDUS untuk MEMBAWA KITA KEMBALI dalam persekutuan erat dengan-Nya.
APLIKASI:
1. Apakah jawaban Anda bagi pertanyaan “Dimanakah Engkau?”, bagaimana Anda menilai hubungan Anda dengan Tuhan saat ini?
2. Apakah yang selama ini membuat Anda menjauh dari Tuhan dan apa akibat yang Anda rasakan?
3. Apakah Anda bisa merasakan bahwa Tuhan terus berinisiatif untuk membawa Anda kembali dalam persekutuan yang erat dengan-Nya? Sharingkan pengalaman Anda tentang hal ini dengan keluarga rohani Anda.
DOA
_“Bapa, terimakasih karena dari sejak awalnya Engkaulah yang selalu berinisiatif memulihkan hubungan dengan kami. Kami tahu bahwa kerinduan-Mu adalah menjadi Sahabat kami dan memiliki hubungan yang erat dengan kami. Terimakasih untuk kasih-Mu ya Bapa, dan kami mau belajar untuk lebih lagi mengasihi Engkau dan menjadi sahabat-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”_
Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org
π Love God π Love People π₯With Passion❤️π






0 comments:
Post a Comment