ku mau selalu bersyukur

Sunday, December 5, 2021

MENYENANGKAN HATI TUHAN, SAHABAT DAN SEKUTU KITA

The Year Of The Holy Spirit



https://gbika.org/live/

MENYENANGKAN HATI TUHAN, SAHABAT DAN SEKUTU KITA

 

 RHEMA 

Yakobus 4:4  _Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah._


Julius Caesar kita kenal sebagai seorang Kaisar Romawi. Tanggal 15 Maret tahun 44 SM, Julius tewas ditikam oleh para anggota senat termasuk Brutus, sahabat karibnya sendiri. Brutus dulunya pernah bersekutu dengan musuh Romawi, namun ia menerima pengampunan dari Julius Caesar. Sejak saat itu mereka menjalin hubungan persahabatan yang erat. Julius bahkan memberi Brutus posisi penting dalam kerajaannya. Tetapi para senator yang membenci Julius, menghasut Brutus, sampai akhirnya terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap Kaisar Julius. Brutus sendiri akhirnya bunuh diri setelah kalah perang melawan Mark Antony, jenderal perang Roma dan orang kepercayaan Julius. 

 

Kisah Julius Caesar dan Brutus menunjukkan bagaimana penghianatan meruntuhkan sebuah persahabatan. Brutus yang haus kekuasaan lebih memilih bersekutu dengan musuh Kaisar, yang akhirnya justru membawa kehancuran dalam karir dan hidupnya. Hal serupa juga terjadi dalam kehidupan rohani kita, dimana Tuhan oleh karena kasih-Nya telah menerima kita yang berdosa dan sebenarnya sangat tidak layak, untuk menjadi sahabat-Nya. Namun manusia terkadang justru lebih memilih untuk bersahabat dengan dunia dan merusak hubungannya dengan Tuhan. 

 

Firman Tuhan berkata, bersahabat dengan dunia berarti menempatkan diri kita sebagai musuh atau seteru Allah. Menjalin persahabatan dengan dunia sangatlah menyakiti dan mendukakan hati Tuhan, sebab kita hidup dalam hawa nafsu kedagingan dan dosa. Dosa itulah yang membuat kita TIDAK BISA menjadi sekutunya Tuhan dan menghalangi datangnya Pertolongan Dari Atas dalam hidup kita. Hari ini mari sungguh-sungguh evaluasi diri kita. Jika benar kita sahabat dan sekutu Tuhan, pastilah kita tidak ingin melakukan sesuatu yang menyakiti hati-Nya. Sebaliknya kita akan selalu berusaha menyenangkan dan menyukakan hati Tuhan. Amen.

 

RENUNGAN:

Bersahabat dengan Tuhan dan menjadi sekutu-Nya pasti TIDAK INGIN melakukan sesuatu yang bisa MENYAKITI hati-Nya. 

 

APLIKASI:

1.    Koreksi hati Anda, sudahkah Anda benar-benar menjadi sahabat dan sekutu Tuhan? 

2.    Menurut Anda, apakah yang ingin seseorang lakukan bagi sahabatnya? 

3.    Hal-hal apakah yang menyakiti hati Tuhan dan masih Anda lakukan? Apa komitmen Anda tentangnya?


DOA 

_“Tuhan Yesus, ampuni kami yang masih seringkali menyakiti hati-Mu. Kami ingin menjadi sahabat-Mu yang baik dan menyukakan hati-Mu. Meski ini berarti kami harus menjadi musuh dunia, tetapi Engkau jauh lebih berharga bagi kami.  Bentuk kami Tuhan, menjadi pribadi yang teguh dan tidak berkompromi dengan dosa. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”_



Keluarga Allah Global Cell Church | www.gbika.org


πŸ’– Love God πŸ’• Love People πŸ”₯With Passion❤️πŸ’›

0 comments:

Post a Comment