ku mau selalu bersyukur

Thursday, February 3, 2022

MENGHASILKAN IMAN YANG ABSOLUT

BERAKAR DAN BERBUAH



MENGHASILKAN IMAN YANG ABSOLUT


RHEMA HARI INI

Kolose 3:1-2 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.


Alkisah, di suatu waktu Tuhan menyuruh seorang pemuda untuk mendorong sebuah batu yang sangat besar setiap hari. Batu itu terletak di sebuah bukit, sehingga sang pemuda bisa melihat pemandangan indah ketika mendorong batu tersebut. Namun, setiap kali ia mendorong batu itu dan melihat ke bawah, ia justru merasa ketakutan. Terlebih lagi karena terpaan angin yang cukup kencang. Dengan penuh perjuangan, ia terus mendorong, tetapi batu besar itu tampaknya tidak bergeser sedikit pun. Pemuda ini pun merasa ingin menyerah saja, karena apa yang dilakukannya sepertinya sia-sia.


Pemuda ini menjadi ragu, takut, dan akhirnya mengeluh pada Tuhan. Tuhan pun menjawab bahwa semua perintah yang diberikan-Nya tidaklah sia-sia. “Lihatlah tanganmu yang menjadi berotot, punggungmu menjadi kekar, dan kakimu menjadi tegap. Dengan tugas yang Kuberikan ini, engkau menjadi lebih kuat dari sebelumnya.” Pemuda ini merenung dan berpikir bahwa memang tugasnya hanya mendorong, bukan menggulingkan batu besar itu. Ia lalu berpikir, “Untuk apa aku takut, bukankahTuhan yang memerintahkan padaku? Aku hanya perlu taat saja.” 


Badai kehidupan yang datang dalam hidup tanpa kita sadari kerap kali membuat kita ketakutan dan berkecil hati. Jika demikian, berarti kita masih berfokus pada perkara yang di bawah atau perkara duniawi, karena kalau kita fokus pada perkara yang di atas, kita akan merasakan kedamaian dan ketenangan. Inilah yang disebut dengan iman absolut. Iman yang sepenuhnya kepada Tuhan. Iman inilah yang akan membantu kita untuk bisa mengutamakan perkara roh, bukan perkara daging. Saat kita fokus pada perkara di atas, fokus kepada Tuhan, maka iman kita akan kokoh dan tidak tergoncangkan. Oleh karena itu, milikilah iman yang absolut, iman yang hanya berfokus pada perkara yang di atas, bukan perkara yang di bawah sehingga semakin hari kita semakin berakar kuat bahkan berbuah lebat demi kemuliaan nama Tuhan. (LEW)


*RENUNGAN*

Fokus mengejar *PERKARA YANG DI ATAS,* bukan yang di bawah, akan menghasilkan iman yang absolut.


*APLIKASI*

1. Apakah yang menjadi fokus hidup Anda saat ini?

2. Mengapa Anda harus berfokus mengejar perkara yang di atas, bukan perkara yang di bawah?

3. Hal nyata apa yang bisa Anda lakukan agar bisa menghasilkan iman yang absolut? 


*DOA UNTUK HARI INI*

“Tuhan Yesus, kami mengucap syukur untuk setiap keadaan yang kami alami. Apa pun yang terjadi, kami mau selalu berfokus pada perkara di atas, bukan perkara di bawah. Kami mau memiiliki iman yang absolut, ya, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”


BACAAN ALKITAB SETAHUN

Ayub 11-13

Kisah Para Rasul 9:1-21

Ayub 11:1-20

1 Maka berbicaralah Zofar, orang Naama: 

2 "Apakah orang yang banyak bicara tidak harus dijawab? Apakah orang yang banyak mulut harus dibenarkan? 

3 Apakah orang harus diam terhadap bualmu? Dan kalau engkau mengolok-olok, apakah tidak ada yang mempermalukan engkau? 

4 Katamu: Pengajaranku murni, dan aku bersih di mata-Mu. 

5 Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya terhadap engkau, 

6 dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu. 

7 Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa? 

8 Tingginya seperti langit — apa yang dapat kaulakukan? Dalamnya melebihi dunia orang mati — apa yang dapat kauketahui? 

9 Lebih panjang dari pada bumi ukurannya, dan lebih luas dari pada samudera. 

10 Apabila Ia lewat, melakukan penangkapan, dan mengadakan pengadilan, siapa dapat menghalangi-Nya? 

11 Karena Ia mengenal penipu dan melihat kejahatan tanpa mengamat-amatinya. 

12 Jikalau orang dungu dapat mengerti, maka anak keledai liar pun dapat lahir sebagai manusia. 

13 Jikalau engkau ini menyediakan hatimu, dan menadahkan tanganmu kepada-Nya; 

14 jikalau engkau menjauhkan kejahatan dalam tanganmu, dan tidak membiarkan kecurangan ada dalam kemahmu, 

15 maka sesungguhnya, engkau dapat mengangkat mukamu tanpa cela, dan engkau akan berdiri teguh dan tidak akan takut, 

16 bahkan engkau akan melupakan kesusahanmu, hanya teringat kepadanya seperti kepada air yang telah mengalir lalu. 

17 Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang dari pada siang hari, kegelapan akan menjadi terang seperti pagi hari. 

18 Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram; 

19 engkau akan berbaring tidur dengan tidak diganggu, dan banyak orang akan mengambil muka kepadamu. 

20 Tetapi mata orang fasik akan menjadi rabun, mereka tidak dapat melarikan diri lagi; yang masih diharapkan mereka hanyalah menghembuskan nafas." 

Ayub 12:1-25

1 Tetapi Ayub menjawab: 

2 "Memang, kamulah orang-orang itu, dan bersama-sama kamu hikmat akan mati. 

3 Aku pun mempunyai pengertian, sama seperti kamu, aku tidak kalah dengan kamu; siapa tidak tahu hal-hal serupa itu? 

4 Aku menjadi tertawaan sesamaku, aku, yang mendapat jawaban dari Allah, bila aku berseru kepada-Nya; orang yang benar dan saleh menjadi tertawaan. 

5 Penghinaan bagi orang yang celaka, — demikianlah pendapat orang yang hidup aman — suatu pukulan bagi orang yang tergelincir kakinya. 

6 Tetapi amanlah kemah para perusak, dan tenteramlah mereka yang membangkitkan murka Allah, mereka yang hendak membawa Allah dalam tangannya. 

7 Tetapi bertanyalah kepada binatang, maka engkau akan diberinya pengajaran, kepada burung di udara, maka engkau akan diberinya keterangan. 

8 Atau bertuturlah kepada bumi, maka engkau akan diberinya pengajaran, bahkan ikan di laut akan bercerita kepadamu. 

9 Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, bahwa tangan Allah yang melakukan itu; 

10 bahwa di dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia? 

11 Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan? 

12 Konon hikmat ada pada orang yang tua, dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya. 

13 Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian. 

14 Bila Ia membongkar, tidak ada yang dapat membangun kembali; bila Ia menangkap seseorang, tidak ada yang dapat melepaskannya. 

15 Bila Ia membendung air, keringlah semuanya; bila Ia melepaskannya mengalir, maka tanah dilandanya. 

16 Pada Dialah kuasa dan kemenangan, Dialah yang menguasai baik orang yang tersesat maupun orang yang menyesatkan. 

17 Dia yang menggiring menteri dengan telanjang, dan para hakim dibodohkan-Nya. 

18 Dia membuka belenggu yang dikenakan oleh raja-raja dan mengikat pinggang mereka dengan tali pengikat. 

19 Dia yang menggiring dan menggeledah para imam, dan menggulingkan yang kokoh. 

20 Dia yang membungkamkan orang-orang yang dipercaya, menjadikan para tua-tua hilang akal. 

21 Dia yang mendatangkan penghinaan kepada para pemuka, dan melepaskan ikat pinggang orang kuat. 

22 Dia yang menyingkapkan rahasia kegelapan, dan mendatangkan kelam pekat pada terang. 

23 Dia yang membuat bangsa-bangsa bertumbuh, lalu membinasakannya, dan memperbanyak bangsa-bangsa, lalu menghalau mereka. 

24 Dia menyebabkan para pemimpin dunia kehilangan akal, dan membuat mereka tersesat di padang belantara yang tidak ada jalannya. 

25 Mereka meraba-raba dalam kegelapan yang tidak ada terangnya; dan Ia membuat mereka berjalan terhuyung-huyung seperti orang mabuk." 

Ayub 13:1-28

1 "Sesungguhnya, semuanya itu telah dilihat mataku, didengar dan dipahami telingaku. 

2 Apa yang kamu tahu, aku juga tahu, aku tidak kalah dengan kamu. 

3 Tetapi aku, aku hendak berbicara dengan Yang Mahakuasa, aku ingin membela perkaraku di hadapan Allah. 

4 Sebaliknya kamulah orang yang menutupi dusta, tabib palsulah kamu sekalian. 

5 Sekiranya kamu menutup mulut, itu akan dianggap kebijaksanaan dari padamu. 

6 Dengarkanlah pembelaanku, dan perhatikanlah bantahan bibirku. 

7 Sudikah kamu berbohong untuk Allah, sudikah kamu mengucapkan dusta untuk Dia? 

8 Apakah kamu mau memihak Allah, berbantah untuk membela Dia? 

9 Apakah baik, kalau Ia memeriksa kamu? Dapatkah kamu menipu Dia seperti menipu manusia? 

10 Kamu akan dihukum-Nya dengan keras, jikalau kamu diam-diam memihak. 

11 Apakah kebesaran-Nya tidak akan mengejutkan kamu dan ketakutan kepada-Nya menimpa kamu? 

12 Dalil-dalilmu adalah amsal debu, dan perisaimu perisai tanah liat. 

13 Diam! Aku hendak bicara, apa pun yang akan terjadi atas diriku! 

14 Dagingku akan kuambil dengan gigiku, dan nyawaku akan kutatang dalam genggamku. 

15 Lihatlah, Ia hendak membunuh aku, tak ada harapan bagiku, namun aku hendak membela perilakuku di hadapan-Nya. 

16 Itulah yang menyelamatkan aku; tetapi orang fasik tidak akan menghadap kepada-Nya. 

17 Dengarkanlah baik-baik perkataanku, perhatikanlah keteranganku. 

18 Ketahuilah, aku menyiapkan perkaraku, aku yakin, bahwa aku benar. 

19 Siapa mau bersengketa dengan aku? Pada saat itu juga aku mau berdiam diri dan binasa. 

20 Hanya janganlah Kaulakukan terhadap aku dua hal ini, maka aku tidak akan bersembunyi terhadap Engkau: 

21 jauhkanlah kiranya tangan-Mu dari padaku, dan kegentaran terhadap Engkau janganlah menimpa aku! 

22 Panggillah, maka aku akan menjawab; atau aku berbicara, dan Engkau menjawab. 

23 Berapa besar kesalahan dan dosaku? Beritahukanlah kepadaku pelanggaran dan dosaku itu. 

24 Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu, dan menganggap aku sebagai musuh-Mu? 

25 Apakah Engkau hendak menggentarkan daun yang ditiupkan angin, dan mengejar jerami yang kering? 

26 Sebab Engkau menulis hal-hal yang pahit terhadap aku dan menghukum aku karena kesalahan pada masa mudaku; 

27 kakiku Kaumasukkan ke dalam pasung, segala tindak tandukku Kauawasi, dan rintangan Kaupasang di depan tapak kakiku? 

28 Dan semuanya itu terhadap orang yang sudah rapuh seperti kayu lapuk, seperti kain yang dimakan gegat!" 

Kisah Para Rasul 9:1-43

1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,

2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.

4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"

5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.

6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."

7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.

8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.

9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum. 

10 Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!" 

11 Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,

12 dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi."

13 Jawab Ananias: "Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.

14 Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu."

15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."

17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus." 

18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

19 Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik. 

20 Ketika itu juga ia memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat, dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah. 

21 Semua orang yang mendengar hal itu heran dan berkata: "Bukankah dia ini yang di Yerusalem mau membinasakan barangsiapa yang memanggil nama Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan maksud untuk menangkap dan membawa mereka ke hadapan imam-imam kepala?" 

22 Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.

23 Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. 

24 Tetapi maksud jahat itu diketahui oleh Saulus. Siang malam orang-orang Yahudi mengawal semua pintu gerbang kota, supaya dapat membunuh dia.

25 Sungguhpun demikian pada suatu malam murid-muridnya mengambilnya dan menurunkannya dari atas tembok kota dalam sebuah keranjang.

26 Setibanya di Yerusalem Saulus mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid.

27 Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul dan menceriterakan kepada mereka, bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan dan bahwa Tuhan berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama Yesus. 

28 Dan Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, dan dengan keberanian mengajar dalam nama Tuhan. 

29 Ia juga berbicara dan bersoal jawab dengan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani, tetapi mereka itu berusaha membunuh dia.

30 Akan tetapi setelah hal itu diketahui oleh saudara-saudara anggota jemaat, mereka membawa dia ke Kaisarea dan dari situ membantu dia ke Tarsus.

31 Selama beberapa waktu jemaat di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus. 

32 Pada waktu itu Petrus berjalan keliling, mengadakan kunjungan ke mana-mana. Dalam perjalanan itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang di Lida.

33 Di situ didapatinya seorang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh.

34 Kata Petrus kepadanya: "Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!" Seketika itu juga bangunlah orang itu.

35 Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan. 

36 Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita — dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.

37 Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas.

38 Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid mendengar, bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan: "Segeralah datang ke tempat kami."

39 Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup. 

40 Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. 

41 Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup.

42 Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan. 

43 Kemudian dari pada itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.


GBI Keluarga Allah Global Cell Church

www.gbika.org | 0899-789-5000

❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

0 comments:

Post a Comment